Terjemahan Sinopsis Clockwork Princess

Selagi menunggu terbitnya Clockwork Princess (buku ketiga dalam seri terjemahan saya, The Infernal Devices karya Cassandra Clare) pada 19 Maret 2013 (versi AS), saya menerjemahkan teks sampulnya dulu (“full jacket copy”, kata Clare; sinopsis lengkap, kata @TMIndo). Teks sumber saya temukan di web The Mortal Instruments Indonesia dan saya periksa silang dengan akun tumblr Clare.

by Cassandra JP
by Cassandra JP

Semestinya Tessa Gray berbahagia–tidakkah semua pengantin berbahagia? Namun saat ia mempersiapkan pernikahannya dengan Jem Carstairs, kegelapan merapat kepada para Pemburu Bayangan di Institut London. Satu iblis baru muncul, iblis yang mempunyai ikatan darah dan rahasia dengan sang Magister, pria yang berencana menggunakan tentara automaton tanpa perasaan, the Infernal Devices, untuk menghancurkan Pemburu Bayangan. Dia hanya memerlukan satu bahan lagi untuk melengkapi rencana penghancurannya.

Dia memerlukan Tessa.

Tessa tahu Axel Mortmain, sang Magister, mengincarnya, tapi tidak tahu di mana atau kapan dia akan menyerang. Charlotte Branwell, kepala Institut London, mati-matian berusaha menemukan Mortmain lebih dulu. Sementara itu, dua pemuda yang sama-sama menginginkan cinta Tessa, Jem dan Will, rela melakukan apa pun demi menyelamatkan gadis itu. Karena walaupun Tessa dan Jem kini bertunangan, dan Will sadar harus memaksakan diri untuk mencari tambatan hati yang lain, cinta Will kepada Tessa tetap sedalam dahulu.

Kata-kata terakhir seorang Pemburu Bayangan yang tewas mengandung petunjuk yang bisa mengantarkan Tessa dan kawan-kawan kepada Mortmain. Tapi para Pemburu Bayangan di Institut London memerlukan dukungan untuk melawan Mortmain, padahal lembaga yang berkuasa di Idris kampung halaman mereka, Kunci, meragukan pernyataan mereka bahwa Mortmain akan datang. Dalam keadaan didiamkan oleh orang-orang yang seharusnya berpihak kepada mereka sementara musuh semakin dekat, para Pemburu Bayangan terperangkap saat Mortmain menyita obat satu-satunya yang dapat memperpanjang nyawa Jem. Kala sahabatnya berada di ambang maut, Will saja yang bisa mempertaruhkan segalanya demi menyelamatkan wanita yang mereka berdua cintai.

Selagi orang-orang yang mengasihi Tessa berusaha menolongnya, dan masa depan para Pemburu Bayangan bergantung kepadanya, Tessa sadar bahwa satu-satunya orang yang bisa menolongnya adalah dirinya sendiri–karena dengan mengetahui kemampuannya sendiri, Tessa mulai paham bahwa ia lebih kuat daripada yang pernah ia bayangkan. Tapi mampukah seorang gadis, sekalipun gadis itu bisa memanggil kekuatan para malaikat, menghadapi segenap tentara?

Bahaya dan pengkhianatan, rahasia dan pesona, serta jalinan ruwet cinta dan kehilangan berkelindan saat para Pemburu Bayangan terdesak ke tepi jurang kehancuran dalam akhir kisah yang menegangkan bagi trilogi the Infernal Devices.

Advertisements

Fair Folk – Bangsa Gaib

Saya menemukan istilah ini ketika menerjemahkan City of Glass (seri Mortal Instruments, buku 1). Awalnya saya ingin menerjemahkannya menjadi Bangsa Peri, tapi Fair Folk tidak hanya meliputi faery, fairy, dan fey (meskipun memang istilah ini lebih sering digunakan untuk mengacu kepada mereka). Fair Folk juga meliputi kurcaci, unicorn, mermaid, dll–berbagai macam makhluk gaib. Maka saya pilih Bangsa Gaib.

roda-roda itu membuat kepalaku berputar

Saat menerjemahkan Clockwork Angel (seri The Infernal Devices, buku 1) karya Cassandra Clare, ada beberapa istilah mekanis yang sempat membuat saya pusing. Tapi setelah saya catat, ini bukan masalah lagi ^_^

gear           roda gigi
cog            roda penggerak
cam           roda sisir
piston        klep
bearings    laher, roda poros
hinge         engsel

Clockwork Angel Pendant (picture from moralde.com)