Cara Mengusulkan Judul Buku Kepada Penerbit

Kadang-kadang, sebagai penerjemah, kita menemukan buku menarik dan ingin sekali menerjemahkannya. Maka kita pikir kita perlu mengusulkan buku itu agar diterbitkan oleh penerbit (dan memberikan order terjemahannya kepada kita). Bagaimana caranya? Apakah kita sekadar mencolek editor-in-house kenalan kita dan beri tahukan judul dan pengarangnya?

Contoh buku-buku terjemahan
Contoh buku-buku terjemahan; kerjaan saya hanya salah satu

Continue reading “Cara Mengusulkan Judul Buku Kepada Penerbit”

Advertisements

Bab 1 Leviathan karya Scott Westerfeld – Terjemahan Bahasa Indonesia

This is a nonprofit Indonesian translation of Chapter 1 of Leviathan by Scott Westerfeld that is available on the writer’s official website. Click here to see the source. Pictures are inserted from Goodreads.com and the writer’s official website.

Kuda-kuda Austria mengilap tersorot sinar rembulan, para penunggang mereka berdiri tegak di pelana, pedang mereka diacungkan. Di belakang mereka ada dua jajaran mesin berkaki dengan tenaga diesel sudah berdiri siap untuk menembak, Meriam diarahkan ke atas kepala pasukan kavaleri. Sebuah pesawat zeppelin mengintai tempat kosong di tengah medan perang, kulit logamnya berkilauan.

Pasukan infanteri Prancis dan Inggris merangkak di belakang benteng mereka—sebuah pembuka surat, sebotol tinta, dan sebaris pena bulu—sadar bahwa mereka tidak mungkin menang melawan Kekaisaran Austria-Hungaria yang perkasa. Tapi sederet monster-monster Darwinis menjulang di belakang mereka, siap melahap siapa pun yang berani mundur.

Serangan hampir dimulai ketika Pangeran Aleksandar mengira mendengar ada orang di balik pintunya…

Continue reading “Bab 1 Leviathan karya Scott Westerfeld – Terjemahan Bahasa Indonesia”

Tanya Jawab Perihal Menjadi Penerjemah Buku

Sebagai penerjemah yang (sok) eksis di dunia maya (demi bantu promosi buku-buku terjemahan), saya banyak ditanya tentang cara menjadi penerjemah. Kalau sedang rajin, saya beri penjelasan. Kalau sedang malas, saya beri daftar tautan artikel-artikel terkait. Sekarang saya pikir sebaiknya saya gabung keduanya–penjelasan dan daftar tautan–jadi kali berikutnya ditanya, saya bisa beri satu tautan saja. :))

Ah, seandainya presentasi saya di UIN bulan lalu direkam, saya unggah saja ke YouTube, karena di situ saya jelaskan dengan lengkap perihal profesi penerjemah buku. Setidaknya, teman-teman bisa unduh lembar presentasinya di sini.

foto kamus
> Bagaimana cara menjadi penerjemah buku?
Silakan baca artikel ini: Cara Menjadi Penerjemah. Sebelum mengirim CV, kamu harus banyak berlatih, banyak membaca, banyak bergaul dengan pembaca, penulis, dan penerbit. Bergaulnya dengan tulus, ya, bukan dengan selalu minta ditunjukkan jalan menjadi penerjemah. Cara bergaul dengan tulus? Datang ke acara-acara buku terjemahan, buat review buku-buku terjemahan, ikuti perkembangan buku-buku terjemahan. Buat terjemahan untuk tulisan-tulisan yang sudah diedarkan untuk umum (jangan dari e-book bajakan), misalnya karya-karya yang sudah masuk public domain (pengarangnya sudah meninggal setidaknya 50 tahun lalu), bab pertama buku yang diedarkan untuk promosi (intip web penulis atau penerbit luar negeri) seperti ini, menerjemahkan puisi seperti ini, menerjemahkan lagu seperti ini, atau cerita lepas seperti The Story of Dolores Umbridge. Terbitkan terjemahanmu di blog lalu bagikan ke grup-grup di media sosial. Jangan lupa minta kritik dan saran agar kamu bisa belajar. Continue reading “Tanya Jawab Perihal Menjadi Penerjemah Buku”

Bone, Stone, Tone, Bond – Translating Rhymed Titles

Bone, Stone, Tone, Bond

Ini adalah judul Bagian I dari buku Eden in The East karya Stephen Oppenheimer yang saya terjemahkan tahun lalu. Sewaktu menyadari keempat kata ini punya rima yang sama, saya jadi berpikir, “Oh. My. God.” Bagaimana saya bisa menerjemahkan keempat kata ini tanpa kehilangan rimanya?

Terjemahannya secara harfiah begini

Tulang, Batu, Nada, Ikatan

Bone mewakili bab geologi. Stone mewakili bab arkeologi. Tone mewakili bab linguistik. Bond mewakili bab kedokteran (khusus penelitian tentang melacak nenek moyang manusia lewat bawaan genetis dalam darah). Singkatnya, buku ini berisi argumen penulisnya (dari keempat bidang itu ditambah dari cerita rakyat) tentang peradaban manusia di daerah nusantara dan pasifik ribuan tahun lalu.

Setelah dipikir-pikir bak Detektif Conan sedang memandangi buku catatan kecilnya, saya sadar saya bisa menyusun keempat kata ini supaya, meskipun tidak berima, suku kata terakhir kata sebelumnya digunakan sebagai suku kata pertama kata berikutnya. Jadi, saya mendapatkan Batu, Tulang, Nada, Ikatan.

Waktu itu saya belum punya perangkat lunak KBBI, jadi saya cek KBBI, mencari kata lang… yang cocok untuk linguistik. Langsi! Langsi adalah “bunyi mendering”, masih mirip Tone. Beruntung sekali kata ini juga “langsing”, maksudnya tidak panjang. Jadi sekarang saya punya Batu, Tulang, Langsi, Ikatan.

Pencarian terakhir saya tidak memakan waktu lama. Saya segera terpikir kata Silsilah. Uah, senang sekali! Petualangan saya kali ini pun berakhir di sini.

Bone, Stone, Tone, Bond

Batu, Tulang, Langsi, Silsilah