Tanya Jawab Perihal Menjadi Penerjemah Buku

Sebagai penerjemah yang (sok) eksis di dunia maya (demi bantu promosi buku-buku terjemahan), saya banyak ditanya tentang cara menjadi penerjemah. Kalau sedang rajin, saya beri penjelasan. Kalau sedang malas, saya beri daftar tautan artikel-artikel terkait. Sekarang saya pikir sebaiknya saya gabung keduanya–penjelasan dan daftar tautan–jadi kali berikutnya ditanya, saya bisa beri satu tautan saja. :))

Ah, seandainya presentasi saya di UIN bulan lalu direkam, saya unggah saja ke YouTube, karena di situ saya jelaskan dengan lengkap perihal profesi penerjemah buku. Setidaknya, teman-teman bisa unduh lembar presentasinya di sini.

foto kamus
> Bagaimana cara menjadi penerjemah buku?
Silakan baca artikel ini: Cara Menjadi Penerjemah. Sebelum mengirim CV, kamu harus banyak berlatih, banyak membaca, banyak bergaul dengan pembaca, penulis, dan penerbit. Bergaulnya dengan tulus, ya, bukan dengan selalu minta ditunjukkan jalan menjadi penerjemah. Cara bergaul dengan tulus? Datang ke acara-acara buku terjemahan, buat review buku-buku terjemahan, ikuti perkembangan buku-buku terjemahan. Buat terjemahan untuk tulisan-tulisan yang sudah diedarkan untuk umum (jangan dari e-book bajakan), misalnya karya-karya yang sudah masuk public domain (pengarangnya sudah meninggal setidaknya 50 tahun lalu), bab pertama buku yang diedarkan untuk promosi (intip web penulis atau penerbit luar negeri) seperti ini, menerjemahkan puisi seperti ini, menerjemahkan lagu seperti ini, atau cerita lepas seperti The Story of Dolores Umbridge. Terbitkan terjemahanmu di blog lalu bagikan ke grup-grup di media sosial. Jangan lupa minta kritik dan saran agar kamu bisa belajar.

> Dari mana saya bisa belajar penerjemahan?
Ada pendidikan formal untuk penerjemahan di jenjang S1 (biasanya bagian dari program studi bahasa asing) atau S2 (bagian dari program studi Linguistik). Untuk menjadi penerjemah buku, menurut saya pendidikan formal terlalu lama dan mahal. Kamu bisa menimba ilmu dari berlatih sendiri (seperti dijelaskan di atas) dan mengikuti kursus, seminar, atau pelatihan penerjemahan. Biasanya acara-acara semacam itu diselenggarakan oleh Universitas (rajin-rajin cari di internet) atau Kegiatan HPI. Untuk belajar sehari-hari, kita bisa mengunjungi blog-blog penerjemah (lihat sidebar blog ini) dan membaca buku-buku tentang penerjemahan.

> Sertifikat apa yang diperlukan?
Penerbit mementingkan contoh terjemahan, bukan sertifikat. Sepengalaman saya hanya satu penerbit minta sertifikat TOEFL (atau setara, misalnya IELTS). Jadi sebenarnya tidak perlu, tapi ada baiknya kamu punya TOEFL ITP (kalau tidak mau tes yang mahal). Penerjemah dokumen perlu sertifikat, tapi saya tidak tahu banyak soal itu.

> Seperti apa CV penerjemah?
Silakan baca CV Penerjemah.

> Bagaimana cara menjadi penerjemah dokumen?
Tidak tahu. Saya bukan penerjemah dokumen. Silakan baca Tips Menjadi Penerjemah Internasional. 

> Bagaimana cara menjadi penerjemah komik?
Tidak tahu. Saya bukan penerjemah komik. Silakan baca Cara Menjadi Penerjemah Komik.

Foto: Dina Begum
Foto: Dina Begum


> Punya tips untuk penerjemah pemula?
Bersikap baik, bekerja keras, selalu belajar, kreatif, dan mengikuti perkembangan zaman. Selebihnya, silakan baca Penerjemah Pemula Yang Cermat Dan Selamat.

> Bagaimana cara mendapatkan pekerjaannya?
Dari pergaulan tadi (jawaban pertanyaan pertama) kita bisa mendapatkan info lowongan penerjemah. Kalau contoh-contoh terjemahanmu dibaca redaksi penerbit, bisa jadi kamu malah ditawari duluan. Apabila tidak kunjung ada tawaran, kumpulkan contoh terjemahanmu, lalu hubungi Facebook fanpage penerbit-penerbit buku terjemahan. Tapi sebelum meminta menjadi penerjemah, bisa juga kamu meminta menjadi proofreader (pemeriksa aksara), karena itu posisi yang lebih diperlukan cepat daripada penerjemah. Apabila redaksi penerbit (biasanya editor-in-house) melihat hasil kerjamu baik, bisa jadi kamu ditawari untuk mengedit atau menerjemahkan buku mereka. Selebihnya, silakan baca Memperoleh Job Terjemahan Tanpa Melamar dan Order Terjemahan dan Tempat-tempat Mencari Lowongan Kerja Penerjemah Bahasa. Ada baiknya juga sesekali kita Mengusulkan Judul Buku Kepada Penerbit.

> Berapa honor penerjemah buku?
Setahu saya 6-16 rupiah per karakter (huruf, biasanya termasuk tanda baca, biasanya terhitung dari teks hasil terjemahan), tergantung kemampuan penerbit, keahlian penerjemah, dan kesulitan buku yang diterjemahkan. Kalau hitungan per halaman, mungkin 15.000 sampai 40.000 rupiah. Benar, jauh lebih kecil daripada honor penerjemah dokumen. Masih mau menjadi penerjemah buku? Silakan baca Berapakah Honor Penerjemah Buku  

Sumber: whatmyfriendsthinkido.net
Sumber: whatmyfriendsthinkido.net

> Apakah menjadi penerjemah buku itu karir yang bagus?
Semua bisa menjadi karir yang bagus asalkan kita bersikap baik, bekerja keras, selalu belajar, kreatif, dan mengikuti perkembangan zaman (iya, ini pengulangan jawaban di atas). Kendala dan kekhawatiran pasti ada, tapi itu bukan harga mati. Selebihnya, silakan baca Penerjemah Buku, Apakah Karier yang Menjanjikan? dan Penerjemahan Buku, Nasibmu Kini. Semoga jawaban-jawaban di atas sudah cukup jelas. Silakan ajukan pertanyaan di kolom komentar tentang hal-hal yang belum diungkit di atas, agar bisa saya tambahkan di artikel ini.

Advertisements

16 thoughts on “Tanya Jawab Perihal Menjadi Penerjemah Buku

  1. Wah tulisan saya ada yang dijadikan referensi di sini. Terima kasih Mbak Melody. 😀
    Oh ya Mbak, ngomong-ngomong gimana kampusnya landjar? Saya juga enggak landjar nih Mbak. 😀

  2. Artikel yang sangat menarik. Apakah memungkinkan untuk menjadi penterjemah buku sebagai pekerjaan sampingan? (dalam arti, buku yg diterjemahkan memang buku khusus, seperti buku sains, teknik, atau karya ilmiah)

    1. hai, mas, maaf baru lihat komentarnya
      bisa saja, yang penting bisa cari penerbit yang memerlukan jasa Anda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s